Selasa, 14 Desember 2010 20:46:26 WIB
Reporter : Harisandi Savari
Pamekasan (beritajatim.com) - Sebanyak 189 guru dari 13 kecamatan yang ada di Pamekasan, mengikuti seleksi kepala sekolah (kasek) di Aula PKPRI, Selasa (14/12/2010). Proses seleksi tersebut, untuk melihat kemamuan akademik dari para sejumlah calon kasek.
Untuk memastikan proses seleksi kepala sekolah berjalan sesuai aturan Komisi D DPRD Pamekasan turut memantau proses seleksi. Termasuk seleksi tes administrasi yang sudah menggugurkan 10 peserta.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Nur Kodim mengataan, semua peserta calon kasek akan mengikuti rangkaian seleksi yang disediakan Dinas Pendidikan (disdik). Diantaranya, seleksi administasi, tes tulis dan presentasi makalah.
Dari setiap seleksi peserta yang tidak memenuhi kualifikasi akan gugur. Namun, syarat utama yang harus dipenuhi adalah guru yang bersangkutan dinyatakan lolos sertifikasi. "Kami akan lihat kemampuan akademik, dan yang pasti harus kredibel dan profesional," kata Nur Kodim.
Untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan sesuai aturan pihaknya juga melibatkan tim dari Inspektorat untuk turun langsung memantau pelaksanaan tes.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Pamekasan K. Juhaini mengakui, proses seleksis kasesk sangat rentan persoalan. Karena itu dari awal proses seleksi pihaknya bersama anggota komisi D terus melakukan pemantauan. Termasuk melihat langsung bagaiaman proses seleksi tes tulis berlangsung. "Belum ada temuan yang melanggar ketentuan. Semua berjalan sesuai aturan," kata Juhaini.
Diakuinya, sebanyak 10 guru telah dinyatakan gugur seleksi. Alasannya, berdasarkan hasil penilaian, peserta tersebut tidak memenuhi kualifikasi yang ditentukan.
"Sekarang hanya tinggal 179 peserta yang tersisa. Setelah itu akan ada eliminasi lagi," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar